Blog untuk tanya jawab mengenai materi dan soal-soal SD SMP SMA

Evolusi

logo tetap biologi

Evolusi adalah perubahan yang terjadi secara lambat dan dalam jangka waktu yang lama.

Pencetus Teori Evolusi
  • Aristoteles : Evolusi yang terjadi berdasarkan metafisika alam, maksudnya metafisika alam dapat mengubah organisme dan habitatnya dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih kompleks.
  • Anaximander : Manusia berawal dari makhluk akuatik mirip ikan dan mengalami proses evolusi.
  • Empedoclas : Kehidupan berasal dari lumpur hitam yang mendapat sinar dari matahari dan berubah menjadi makhluk hidup.
  • Erasmus Darwin : Evolusi terjadi karena bagian fungsional terhadap stimulasi adalah diwariskan.
  • Count de Buffon : Variasi-variasi yang terjadi karena pengaruh alam sekitar diwariskan sehingga terjadi penimbunan variasi.
  • Charles Lyell : Permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama.
  • Jean Baptise Lamarck : Prinsip-prinsipnya teori lamarck adalah 
Lingkungan mempunyai pengaruh pada ciri-ciri dan sifat-sifat yang diwariskan melalui proses adaptasi lingkungan.
Ciri dan sifat yang terbentuk akan diwariskan kepada keturunannya.
Organ yang sering digunakan akan berkembang dan tumbuh membesar, sedangkan organ yang tidak digunakan akan mengalami pemendekan atau penyusutan, bahkan akan menghilang. 

  • Charles Darwin : Ide-ide yang mendasari teori dan pemikiran Darwin adalah

Tidak ada individu yang sama. Antara individu satu dengan yang lainnya mempunyai perbedaan atau variasi walaupun dalam satu spesies dan variasi tersebut bersifat menurun.
Setiap populasi cenderung bertambah banyak karena mempunyai kemampuan untuk bereproduksi.
Bertambahnya populasi tidak akan berjalan terus-menerus, tetapi kenaikan populasi akan dipengaruhi oleh faktor-faktor pembatas.
Jumlah individu yang dilahirkan lebih banyak daripada individu yang dapat bertahan hidup.
Individu-individu akan mengadakan persaingan untuk mendapatkan makanan agar dapat mempertahankan hidupnya.
Adanya seleksi alam akan mengakibatkan individu harus beradaptasi dengan lingkungannya. Individu yang dapat beradaptasi akan dapat terus hidup dan akan mewariskan sifat-sifatnya pada keturunannya.
           Dari beberapa ide diatas, Darwin membuat kesimpulan yaitu :
Spesies yang ada sekarang berasal dari spesies yang hidup di masa lampau.
Evolusi yang terjadi melalui proses seleksi alam.
Proses evolusi dipengaruhi oleh lingkungan.
  •  August Weisman : sel-sel tubuh tidak dipengaruhi oleh lingkungan dalam penurunannya, melainkan berdasarkan pada prinsip genetika.

Perbandingan Teori Lamarck & Darwin



Jenis Evolusi 

1. Berdasarkan arah nya 
  • Progresif : individu bertahan hidup 
  • Evolusi regresif  : individu mengalami kepunahan 

2. Berdasarkan skala perubahan 
  • Makroevokusi : perubahan pada fenotip organisme 
  • Mikroevolusi : perubahan pada frekuensi gen 

3. Berdasarkan hasil akhir 
  • Evolusi divergen : perubahan berasal dari satu spesies menjadi banyak spesies 
  • Evolusi konvergen : perubahan di dasar kan pada adanya kesamaan struktur antara dua organ pada garis sama dan nenek moyang yang sama.

Mekanisme Evolusi
  • Mutasi : Peristiwa mutasi akan mengakibatkan terjadinya perubahan frekuensi gen, sehingga akan mempengaruhi fenotipe dan genotipe. Mutasi dapat bersifat menguntungkan dan merugikan.
  • Seleksi alam & Adaptasi : Proses adaptasi akan diikuti dengan proses seleksi. Individu yang memiliki adaptasi yang baik akan dapat mempertahankan hidupnya, memiliki resistensi yang tinggi dan dapat melanjutkan keturunannya. Sedangkan individu yang tidak dapat beradaptasi akan mati selanjutnya akan punah.
  • Aliran Gen : Dengan adanya aliran gen maka akan terjadi perpindahan alel di antara populasi-populasi melalui migrasi dan individu yang kawin.
  • Perkawinan tidak Acak : Perkawinan tak acak dapat mengakibatkan alel yang membawa sifat lebih disukai akan menjadi lebih sering dijumpai dalam populasi, sedangkan alel dengan sifat yang tidak disukai akan berkurang dan mungkin akan hilang dari populasi.
  • Spesiasi : Proses terbentuknya spesies baru disebut spesiasi. Hal-hal yang mempengaruhi terbentuknya spesies baru antara lain sebagai berikut :
Spesiasi alopatrik atau spesiasi geografis adalah spesiasi yang berlangsung ketika populasi spesies yang sama terisolasi satu sama lain hingga tak terjadi pertukaran gen.
Spesiasi peripatrik adalah pembentukan spesies baru melalui isolasi populasi luar yang lebih kecil dari yang lainnya.
Spesiasi parapatrik adalah proses evolusi populasi yang secara geografis bersebelahan menjadi spesies yang baru.
Spesiasi simpatrik adalah suatu proses ketika spesies baru berevolusi dari satu spesies nenek moyang yang tinggal di wilayah yang sama.
Domestikasi merupakan pengadopsian tumbuhan dan hewan dari kehidupan liar ke dalam lingkungan kehidupan sehari-hari manusia. Dalam arti yang sederhana, domestikasi merupakan proses "penjinakan" yang dilakukan terhadap hewan liar.

Macam Isolasi Reproduksi 
Tanda dua populasi berbeda spesies bila mereka tidak dapat berhibridisasi disebut juga bila mereka mengalami Isolasi reproduksi. Isolasi reproduksi terjadi karena :
  • Isolasi ekologi : isolasi karena menempati habitat yang berbeda. 
  • Isolasi musim : akibat berbeda waktu pematangan gamet 
  • Isolasi tingkah laku : akibat berbeda tingkah laku dalam hal perkawinan. 
  • Isolasi mekanik : karena bentuk morfologi alam kelamin yang berbeda. 
  • Isolasi gamet : karena gamet jantan tidak memiliki viabilitas dalam alat reproduksi betina. 
  • Terbentuknya bastar mandul 
  • Terbentuk bastar mati bujang 

Bukti-Bukti Evolusi
  • Adanya variasi individu dalam satu keturunan. Individu-individu yang lahir dari induk yang sama sering memiliki morfologi yang berbeda.
  • Adanya petunjuk fosil. Fosil sering digunakan oleh para ahli untuk mempelajari makhluk hidup yang hidup pada jaman dahulu. Fosil yang sering dijadikan bukti teori evolusi adalah fosil kuda.
  • Adanya homologi dan analogi organ-organ tubuh. Homologi organ tubuh adalah organ-organ yang berasal dari struktur yang sama namun memiliki fungsi yang berbeda. Sirip depan paus dan tangan manusia memiliki struktur pertulangan yang sama, sayap kekelawar dan kaki depan kucing juga adalah bentuk homologi organ tubuh. Lawan dari homologi adalah analogi organ tubuh, dimana suatu organ memiliki fungsi yang sama padahal memiliki struktur yang berbeda. Contohnya adalah sayap kelelawar dengan sayap kupu-kupu, keduanya memiliki fungsi sama namun strukturnya sangat jauh berbeda.
  • Adanya embriologi perbandingan. Apabila embrio-embrio hewan dibandingkan, ternyata pada awal perkembangannya memiliki bentuk yang hampir sama. Kesamaan bentuk awal dari embrio ini merupakan tanda bahwa mereka dahulunya berasal dari organisme yang sama dan mengalami evolusi dalam banyak keturunan sehingga menjadi sangat berbeda.
  • Adanya perbandingan fisiologi. Antara sel manusia, kelinci, dan sel hewan lainnya memiliki kinerja yang sama dalam proses pembelahannya, proses pembentukan energinya, dan proses-proses fisiologis lainnya.
  • Adanya petunjuk biokimia. Antara manusia dan monyet memiliki persamaan DNA hingga 90% lebih, antara manusia dan kucing juga memiliki beberapa persamaan pada struktur DNA nya. 
  • Adanya sisa alat-alat tubuh. Manusia memiliki usus buntu dan tulang ekor yang dikatakan sebagai sisa alat-alat tubuh. Usus buntu berukuran panjang dimiliki hewan-hewan herbivora untuk membantunya mencerna daun dan rumput. Manusia telah berkembang menjadi pemakan segala sehingga usus buntunya mereduksi dan mengecil menjadi sangat kecil sekali. Tulang ekor manusia yang sangat pendek dikatakan sebagai sisa-sisa nenek moyang yang berekor, namun karena sudah tidak memerlukan ekor lagi maka tulang ekor manusia mereduksi dan menjadi kecil selama beribu-ribu keturunan.


Hukum Hardy-Weinberg

Godfrey Harold Hardy dan Wilhelm Weinberg secara terpisah menemukan suatu hubungan matematik dari frekuensi gen dalam populasi, yang kemudian dikenal dengan hukum Hardy-Weinberg.
Hardy-Weinberg berpendapat bahwa perbandingan frekuensi gen pada populasi tertentu cenderung tetap, dan sesuai dengan persamaan :

(p + q)2 = 1
p 2 + 2pq + q2 = 1

p = gen dominan pada populasi
q = gen resesif pada populasi

Hukum Hardy-Weinberg hanya dapat berlaku jika populasi memenuhi syarat-syarat tertentu.
  1. Genotip yang ada memiliki viabilitas (kemampuan hidup) dan fertilitas (kesuburan) yang sama. Jadi baik AA, Aa, dan aa memiliki kesempatan hidup yang sama.
  2. Perkawinan yang terjadi berlangsung secara acak.
  3. Tidak ada mutasi gen.
  4. Tidak terjadi migrasi.
  5. Ukuran populasi besar.
akan ada banyak penerapan hukum ini pada frekuensi gen-gen dengan sifat khusus seperti golongan darah dan penyakit rangkai kelamin seperti hemofilia dan buta warna.
Labels: Biologi, XII

Thanks for reading Evolusi. Please share...!

0 Comment for "Evolusi"

Back To Top